03 Mei 2010
Floppy Disket, Ikon ‘Kepraktisan’ yang (Hampir) Punah
Do you like this story?
PERNAH lupa bawa ponsel saat sedang bepergian? Bagaimana rasanya? Kesal, jengkel dan mengutuk diri itu sudah pasti
, yang jelas jika masih ada waktu untuk mengambilnya tentu kita sudah bergegas mengambilnya bukan? Rasa-rasanya sekarang ini tidak ada benda selain ponsel yang begitu lekat dengan aktivitas kita sehari-hari. Satu atau dua dekade lalu, Floppy disket atau yang sering disebut dengan ‘disket’ saja pernah mengalami nasib yang serupa dengan ponsel. Keberadaannya sangat penting dan selalu diperlukan karena floppy disket adalah satu-satunya media penyimpanan data yang portabel, ringkas dan mudah dibawa kemana-mana. Floppy disket bahkan dipandang sebagai sebuah temuan yang menjadi tonggak kemudahan dan kepraktisan dalam dunia sistem informasi. Dari floppy disket, lahirlah berbagai media penyimpanan portabel lain seperti CD, flashdisk, hardisk eksternal, zip drive, dan sebagainya.
Sekarang ini memang sudah tidak begitu banyak orang yang menggunakan floppy disket karena mulai tergusur dengan kehadiran media penyimpanan penerusnya. Namun citra floppy drive tetap melekat di kalangan pengguna komputer karena wujud floppy disket diabadikan menjadi ikon ‘save’ di sejumlah aplikasi komputer. Nah, bagi anda yang ingin mengetahui sejarah floppy disket berikut adalah kisah asal-usulnya.
Floppy Disket berawal
Tahun 1967 teknologi floppy disket mulai dikembangkan oleh sejumlah kru IBM di bawah pimpinan Alan Shugart. Empat tahun kemudian, floppy disket diluncurkan ke pasaran dan mendapat sambutan hangat karena pada saat itu menjadi alternatif media penyimpanan data selain hardisk. Namun saat diluncurkan namanya bukan floppy disket melainkan ‘Memory Disk’. Fisik ‘Memory Disk’ ini berukuran lumayan besar: 8 inci, dan hanya dapat menyimpan data sebesar 79,7 kb (kilobyte). Data yang tersimpan pun tidak dapat dimodifikasi atau dihapus.

Barulah pada tahun 1976, ‘Memory Disk’ berevolusi menjadi floppy disket dengan kapasitas penyimpanan data yang bertambah besar menjadi 160 kb dengan fisik yang lebih kecil: 5¼ inci. Dari sinilah istilah ‘Floppy’ mulai dipakai untuk merujuk pada bentuk fisiknya yang lebih kecil, fleksibel dan gemulai. Sejak itu floppy disket 5¼ inci terus berevolusi dalam hal kapasitas penyimpanan datanya.
Tahun 1984, IBM memperkenalkan floppy disket dengan bentuk fisik yang lebih kecil berukuran 3½ inci dan dapat menyimpan data hingga 720 kb. Kapasitas penyimpanan floppy disket kemudian berkembang menjadi 1,44 megabyte (mb) dan beberapa produsen besar seperti Sony, BASF, Verbatim, Maxell, dll memproduksi berbagai variannya. Floppy disket terus berjaya hingga pertengahan dekade 90an. Pada masa itu, floppy disket menjamur pada setiap pengguna komputer karena merupakan satu-satunya aternatif penyimpan data yang bisa dibawa ke mana-mana karena ukurannya yang pas di kantong.
Di ambang kepunahan?
Kemunduran floppy disket diawali tahun 1998 saat Apple Computer meluncurkan produk iMac yang tidak menyertakan floppy drive dalam produk tersebut. Apalagi kemudian mulai ditemukan teknologi zip drive, CD, DVD, kartu memori, flash disk, dll, sehingga beberapa produsen komputer lain mulai tidak menyertakan floppy drive dalam berbagai varian komputernya.
April 2010, salah satu produsen floppy disket terbesar, Sony, mengumumkan akan segera menghentikan produksi floppy disket pada Maret 2011. Apakah ini menjadi pertanda punahnya floppy disket? Jawabannya, belum tentu! Karena beberapa produsen besar lainnya seperti Verbatim, Maxell, 3M mengklaim masih memproduksi ratusan ribu keping floppy disket setiap bulan. Floppy disket memang masih dibutuhkan oleh sejumlah musisi untuk menyimpan data di instrumen keyboard, begitu pula dengan beberapa mesin ATM tertentu yang membutuhkan floppy disket untuk meng-install programnya. Bahkan komputer produksi mutakhir pun masih sangat membutuhkan floppy disket apabila ingin meng-upgrade BIOS. Bagaimana dengan anda? Apakah masih butuh sang ‘ikon kepraktisan’ ini?

Artikel oleh: Adnan Perambahan
Adnan Perambahan is a professional blogger and weblog developer. Follow him on Twitter







23 Responses to “Floppy Disket, Ikon ‘Kepraktisan’ yang (Hampir) Punah”
Kamis, Mei 06, 2010
walau begitu aQ masih menggunakan floppy untuk keperluan booting....
Jumat, Mei 28, 2010
udah gak zaman nih,.pake flash aja..
http://livestreamfree.net/
Kamis, Juni 03, 2010
@topu: sama bro:)
@livestream: mmg kalo utk keperluan trsfr data di komputr mutakhir dah gak zaman lagi, bro...tapi para musisi msh perlu disket utk loading programnya di instrumen keyboard, begitu juga mesin ATM tertentu msh butuh floppy untuk install program..
Kamis, November 03, 2011
Thanks for this insightful post. The info I have gained from your blog is truly encouraging! The subject is really interesting. Congratulations to the creator of the web blog!
Selasa, Januari 31, 2012
bener banget gan,,,sekarang udah hampir punah,,karna sekarang mah zaman'nya,,flas,,
saya pun ada disket di rumah itupun buat kenang - kenangan,,heuheu
Senin, Maret 05, 2012
Amazing artikel…. Semoga saya bisa praktekan tipsnya dan berhasil
Senin, Maret 05, 2012
Terima Kasih, Tulisan yang sangat membantu. Salam Sukses!
Senin, Maret 05, 2012
Terima kasih atas pencerahannya, tulisannya menarik juga. Saya akan coba
Senin, Maret 05, 2012
Terima kasih atas Artikel dan Info yang selalu menambah wawasan.semoga sukses
Senin, Maret 05, 2012
cemerlang Postingan dan Infonya.boleh dicoba. ditunggu info berikutnya. Terimaksih
Senin, Maret 05, 2012
Tulisan dan Tipsnya sangat bermanfaat dan Infomatif. wajib dicoba. sukses selalu.
Senin, Maret 05, 2012
Tips yang cerdas cuma di Wibesite ini banyak kumpulan Artikel bagus. harus dicoba. salam sukses
Senin, Maret 05, 2012
Amazing artikel, Infonya bagus banyak mengandung Tips dan Pesan yang bermutu. salam sukses
Senin, Maret 05, 2012
Saya menemukan Artikel hebat di wibesite ini jadi ingin coba Tipsnya. Semoga berhasil
Senin, Maret 05, 2012
Artikel Menarik terutama Infonya, boleh dicoba. Salam sukses
Senin, Maret 05, 2012
Saya senang setelah membaca Tips dan Artikelnya, harus dicobva.Semoga berhasil
Senin, Maret 05, 2012
Info dan Tulisannya Amazing, boeh dicoba. Sukses selalu
Senin, Maret 05, 2012
Terimakasih Banyak Tips dan Artikelnya, boleh dicoba. Salam sukses
Senin, Maret 05, 2012
Terimakasih Artikelnya bermanfaat dan Infonya menambah Ilmu pengetahuan. Harus dicoba. Semoga berhasil
Senin, Maret 05, 2012
setelah saya mencari cari di beberapa Wibesite , saya menemukan Artikel yang Bagus dan bermanfaat. Patut di coba, sukses selalu
Senin, Maret 05, 2012
Saat membaca Artikel dan Tipsnya yang benar benar menarik. Jadi ingin mencoba. Salam sukses selalu
Senin, Maret 05, 2012
Info dan Tulisannya Amazing, boeh dicoba. Sukses selalu
Rabu, Agustus 29, 2012
menurut saya floopy disket sebaiknya terus diproduksi karna syapa tau masih ada yg membutuhkan floppy disket ..
Poskan Komentar